Kataku KODRI

cerita saya dalam kata-kata, isinya…. ya liat aja sendiri

Archive for Januari 2008

Perubahan Fasa (bagian 2)

with 12 comments

Lanang melihat ke arah pemandangan kota Kembang malam hari yang ada di depan matanya. Ia kini berada di sebuah restoran di daerah utara Kota Kembang bersama teman-teman SMA-nya. Sebut saja Si Kadal, Si Pekat, dan Si Bodo. Mahluk-mahluk yang tak seperti manusia normal ini adalah sahabat sejati Lanang sejak 7 tahun lalu. Mereka asyik bercengkrama, tertawa, dan saling menghina, kegiatan yang selalu mereka lakukan ketika kumpul bersama.

Lanang berpikir bahwa menghabiskan waktu bersama mereka bisa mengalihkan pikirannya dari kesedihan karena tidak bisa bersama Gadis. Lanang salah. Ia memang sangat menikmati waktu bersama sahabat-sahabatnya ini, tetapi pikirannya tidak bisa sepenuhnya lepas dari Gadis. Setiap 5 menit otaknya secara rutin mengingat Gadis. Baca entri selengkapnya »

Written by dimaskodri

Januari 30, 2008 at 10:40 pm

Ditulis dalam cerpenbung

Ditandai dengan

Perubahan Fasa (bagian 1)

with 4 comments

Lanang berdiri di depan sebuah restoran siap saji yang berada di sebuah persimpangan yang amat legendaris di Kota Kembang. Baru beberapa menit yang lalu ia tiba di Kota Kembang. Dilihatnya isi pesan-pesan singkat yang ada di telepon selularnya. Gadis, Gadis, Gadis, Gadis, dan Gadis lagi yang menjadi pengirim dari pesan-pesan singkat tersebut, baik hari ini, kemaren, dua hari yang lalu, maupun hari-hari sebelumnya dalam beberapa minggu belakangan ini.

Dan dari kejauhan sosok itu muncul. Gadis tampak berjalan dari arah kampus Perguruan Tinggi Teknik Terbaik di Negara asal Susi Susanti, ia ditemani Amang. Baca entri selengkapnya »

Written by dimaskodri

Januari 29, 2008 at 10:34 pm

Ditulis dalam cerpenbung

Ditandai dengan

Catatan Gadis 1: Apa maksud Lanang?

with 7 comments

Sore hari itu, Si Hitam berhenti di depan kampus Perguruan Tinggi Teknik Terbaik Negera asal Susi Susanti. Sosok Gadis dan Lanang berada di dalam Si Hitam.

“Kamu naek travel jam berapa Nang?”

“jam setengah 7, Dis..”

“ooh…hmm…trus besok jadinya langsung ke Kota Kembang lagi?”

“iya, sepertinya begitu, tapi ga tau jg..kalau boleh sama ibuku ya langsung aja..”

“ooh…”

Setelah menghabiskan waktu seharian bersama, Lanang dan Gadis akan berpisah. Lanang akan pergi ke ibukota karena besok pagi ia harus menandatangani kontrak dengan perusahaan “Habis-habisan”.

“Dis…emm…kamu masih bingung kan dengan arti berharga?”

“eh..iya…” Gadis kaget dengan pertanyaan Lanang yang begitu sekonyong-konyong.

Lanang melihat ke kursi belakang Si Hitam. Ia mengambil tasnya yang teronggok manis di jok belakang. Kemudian dengan gerakan yang rusuh ia merogoh-rogoh ke dalam tas tersebut. Lalu ia menarik secarik kertas dan menyodorkannya ke Gadis. Baca entri selengkapnya »

Written by dimaskodri

Januari 29, 2008 at 11:37 am

Ditulis dalam cerpenbung

Ditandai dengan

Kembalinya Si Shooter Murni

without comments

Setelah lama terdiam tak banyak mencuat di lapangan basket, akhirnya hari ini Si Shooter Murni beraksi kembali. Tampil dalam sparing antara Klub Basket Total Junior vs SMA 8 Balikpapan (ya, Si Shooter Murni adalah manusia tertua yang bermain di lapangan), Si Shooter Murni bermain mengesankan sebagai veteran yang sarat akan pengalaman.

Sebelumnya, Si Shooter Murni tidak mengira ia akan bermain cukup banyak. Ternyata oh ternyata, ia dimainkan hampir penuh. Tentunya ini sangat menyiksa buat orang tua yang kelebihan berat badan dan pemalas. Untung saja Si Shooter murni perform dan tidak mengecewakan apalagi memalukan. Tujuh belas poin ia lesakkan, tentunya sebagian besar dari 3 points (ada alasan kenapa ia mendapat nama Si Shooter Murni).

Sekarang, Si Shooter Murni kelelahan, padahal ia harus mengerjakan presentasi….

Written by dimaskodri

Januari 20, 2008 at 1:24 pm

Ditulis dalam kehidupan Balikpapan-ku

Ditandai dengan ,

Welcome back..

with 3 comments

We meet again insomnia..

you’d still be around me rite?

yup..

as long as I think about those days you will neaver cease to haunted me..

and tonight

we meet again..in the hours I used to laugh between sleep..

but now..no laugh..nothing..

it’s just me and you, miserable insomnia…

Written by dimaskodri

Januari 18, 2008 at 2:43 am

Ditulis dalam sekedar kata-kata

Ditandai dengan ,

Catatan Lanang 2: Arti berharga

with 4 comments

Malam itu, Lanang terduduk sendiri di meja belajar rumahnya. Di hadapannya terhampar secarik kertas dan sebuah pena. Dibacanya kembali pesan singkat dari Gadis yang masuk beberapa saat yang lalu.

Actually i wanna ask u again bout that, tp blom, maksudnya bharga tuh gmn?dah jam tidur ya Nang?slamat tidur y..jgn lupa bangunin aku.nite2

“Berharga?apa arti berharga?apa arti Gadis untukku?kenapa dia terus menerus hadir dalam pikiranku?dan kenapa aku terus ingin menghabiskan waktuku bersamanya?kenapa…?” Baca entri selengkapnya »

Written by dimaskodri

Januari 14, 2008 at 10:42 pm

Ditulis dalam cerpenbung

Ditandai dengan

Hari itu Milik Mereka Berdua (bagian 2)

with 10 comments

Lanang menyalakan Si Hitam dan mulai menjalankannya. Aura-aura salah tingkah antara Lanang dan Gadis masih tersisa.

“Jadi, enaknya kita ke mana?” Lanang bersuara untuk memecah beberapa detik keheningan yang tercipta.

“mmmm….jalan dulu aja deh”

Si Hitam pun bergerak keluar dari parkiran Dunia Laut. Lanang menyadari bahwa Si Hitam sudah haus dan membutuhkan hidrokarbon untuk memuaskan dahaganya. Maka tujuan pertama mereka adalah mencari pom bensin. Setelah Si Hitam mendapatkan asupan tenaga, Lanang dan Gadis melanjutkan perjalanan. Mereka menyempatkan diri untuk berhenti di pinggir suatu bentuk perairan, tentunya untuk berfoto-foto. Baca entri selengkapnya »

Written by dimaskodri

Januari 13, 2008 at 1:37 am

Ditulis dalam cerpenbung

Ditandai dengan

Hari itu Milik Mereka Berdua (bagian 1)

with 4 comments

Suasana hari itu rusuh, panas, macet, dan penuh klakson-klakson emosi. Hari itu adalah hari pertama manusia-manusia di ibukota mulai bekerja. Liburan Lebaran yang panjang dan membuai telah usai. Lanang terjebak di hiruk pikuk kemacetan jalan tol Jakarta. Ya, jalan tol yang seharusnya bebas dari hambatan. Posisi Si Hitam saat ini tidak mengarah ke rumah Gadis yang berada di ujung dunia tersebut. Kemanakah tujuan Lanang? Rumah Gadis.

Setengah jam sebelumnya, Lanang berangkat sendiri dari rumahnya di kawasan Air Pete. Lanang pergi untuk menjemput Gadis. Hari ini mereka berniat bertualang lagi, kali ini berdua saja. Pengetahuan terbatas Lanang yang diikuti dengan kesoktahuan akan arah membuatnya terjebak di daerah antah berantah yang tidak diketahuinya. Dengan bodohnya, Lanang menuju arah yang berkebalikan dengan rumah Gadis. Baca entri selengkapnya »

Written by dimaskodri

Januari 12, 2008 at 11:23 am

Ditulis dalam cerpenbung

Ditandai dengan

Catatan Lanang 1: Apa yang terjadi antara kita?

with 5 comments

Malam itu Lanang berbaring di kasur kamarnya. Tangannya memegang benda hitam yang bentuknya sudah tak karuan. Jari jemarinya terus memencet tombol benda itu. Matanya membaca pesan-pesan singkat yang ada. Satu nama mendominasi pengirim pesan singkat itu, Gadis.

Lanang bertanya-tanya dalam hati.

“Apa yang terjadi dalam 2 minggu belakangan?” pikir Lanang.

Dalam dua minggu waktu libur Lanang di ibukota, Gadislah yang mengisi sebagian besar hari-harinya. Walaupun hari-hari itu juga dihiasi oleh teman-teman lain dari Jurusan ‘Sebelum SD’, tetapi Gadis tetap yang paling dominan porsi waktunya. Baca entri selengkapnya »

Written by dimaskodri

Januari 8, 2008 at 11:22 pm

Ditulis dalam cerpenbung

Ditandai dengan

Perjalanan ‘Air-pu-ga boleh’ Pertama Lanang-Gadis

with 11 comments

lanang8: huaaa….di hari pertama menjomblo gua tidur sendiri..

gadissuatupulau: loh…hari pertama?emang kemaren ga diitung?

lanang8: yah..kemaren kan baru via telpon, hari ini kan baru resmi lewat ketemuan.. Baca entri selengkapnya »

Written by dimaskodri

Januari 7, 2008 at 10:57 pm

Ditulis dalam cerpenbung

Ditandai dengan