work hard… play hard?
Telah dituliskan: Februari 24, 2011 Filed under: sekedar kata-kata 1 Comment »Saya ketuk pintu hati manusia yang pertama kali mengeluarkan kata-kata ini.
Jikalau waktu manusia yang tak kita ketahui kadaluarsanya dipakai untuk bekerja dan bermain, maka di mana waktu untuk akhirat?
Dan saya akan jernihkan pikiran orang yang beralasan bahwa kerja adalah ibadah.
Karena kerja dapat menjadi ibadah dan bukan adalah. Sebaliknya pekerjaan pun bisa menjadi thagut. Menjadi penyebab kemusyrikan ketika dinomorsatukan bahkan lebih dari kewajiban yang seharusnya. Dan saya pastikan orang-orang yang menunda atau bahkan melupakan shalatnya tanpa uzur karena pekerjaan maka tak bisa dikatakan pekerjaannya adalah ibadah.
Sekarang ramai isu Ahmadiyah di media, banyak kaum muslimin, yang mengerti mau pun yang tidak, menghujat karena mereka menghianati agama dengan mengakui nabi baru. Saya tak hendak membela Ahmadiyah, jauh dari situ niat saya. Namun, saya ingin membawa pada sedikit perenungan. Ahmadiyah kita hujat karena mereka mengakui nabi baru, padahal banyak kaum muslimin yang telah mengakui tuhan baru. Dan tuhan-tuhan baru itu ada dalam praktek perdukunan, meminta pada kuburan, mengutamakan dunia, uang, pekerjaan, kekuasaan, dan hukum buatan manusia. Berhati-hatilah kita ketika menunjuk Ahmadiyah karena mungkin 1 jari mengarah pada mereka sedang 4 jari lainnya pada diri kita sendiri.
Dan inilah yang terjadi ketika kita menuhankan dunia. Allah SWT akan memenuhi dada kita dengan kesibukan yang tidak henti-henti dan tidak ditutup kemiskinan hati ini.
Manusia jaman sekarang.
Kerja 8-12 jam sehari. Lima hari dalam seminggu, kadang lembur akhir pekan kejar setoran.
Ada waktu luang dan sedikit uang dipakai senang-senang.
Kalau dipanggil atasan langsung datang kalau dengar adzan nanti aja dua jam mendatang.
Wewangian dipakai kalau ke nikahan, jumatan biar saja bau bawang.
Lalu mati.
Lantas mana porsi waktu kita untuk akhirat kalau prinsip kita work hard, play hard? Sedang waktu itu hanya 24 jam, dan 1/4 nya saja sudah untuk istirahat dan 1/3 sudah untuk bekerja. Dunia ini selalu menjauh dan akhirat selalu mendekat.
Maka, mari kita ganti prinsip ini dengan…
PRAY HARD, WORK HARD…
pray comes first, then work..karena tidaklah diciptakan jin dan manusia melainkan untuk beribadah…dan seorang muslim yang baik pun tidak akan menyiakan-nyiakan waktunya.
geus lila teu ka dieu. alus dim!