Desperate Housewives Season 7
Telah dituliskan: Juli 14, 2011 Filed under: sekedar masa laluku 4 Comments »Kalau anda mencari review tentang tv series dengan judul di atas, maka anda salah tempat. Desperate housewives bukanlah salah satu dari beberapa tv series yang perkembangannya saya ikuti, bahkan saya cukup terkejut ketika mendapati tv series ini telah mencapai season ke-7… (well, seperti halnya saya terkejut mendapati cinta fitri ada pada bilangan yang kurang lebih sama…) Dan terakhir saya menonton salah satu episode dari desperate housewives adalah….season 1…yes, that’s correct, season 1 (jangan tanya kapan saya terakhir menonton Cinta Fitri…)
Which brought me back in time….
Waktu itu, 5-6 tahun lalu pastinya saya kurang ingat…saya berjalan kaki menuju rumah seseorang, entah mengapa saya tidak bawa mobil dan entah dengan alasan apa saya menuju rumah tersebut, tapi saya ingat saya memakai baju berwarna abu-abu…kenapa?karena dia bilang warna tersebut bagus untuk laki-laki..
And there she was…sedang menonton desperates housewives season 1 hasil sedotan dari rileks (kalau anda kuliah dengan baik di ITB, anda pasti tahu apa itu rileks…) menggunakan komputer jangkrik yang dilengkapi dengan monitor tabung…monitor lcd masih merupakan barang mewah pada waktu itu..
Tidak ada hal yang penting tentang kejadian itu….tidak ada masalah yang dibuat atau dipecahkan dan tidak ada uang yang dihasilkan (beberapa ribu rupiah keluar dari kantong saya untuk ongkos angkot)..satu-satunya alasan saya mengingat kejadian tersebut adalah karena pada saat itu, saya menaruh hati padanya…namun pada saat itu, saya memiliki seorang pacar (kalau mantan pacar yg dimaksud membaca posting ini, mohon diingat kalau kita sudah hampir 4 tahun putus dan kamu sudah punya 2 pacar setelah saya…jadi, tidak ada gunanya marah-marah sekarang.. :p)
Dan, saya tidak pernah sepenuhnya mengakui kalau saya pernah menaruh hati padanya…tidak pada dia, tidak pada orang lain…sampai tahunan berlalu, dan dia pun kini telah mempunyai anak….
And this is why sometimes I hate social media…
Terkadang, lebih baik bagi kita untuk tidak mengetahui kenyataan..dengan tidak mengetahui kenyataan, kita bebas menentukan kenangan apa yang kita inginkan terhadap seseorang..let’s say anda punya seorang teman ketika SD yang gemar memberi anda permen..ketika SMP, kalian berpisah dengan air mata dan anda pun selalu mengingatnya dengan memori yang termanis..that is until 2010 ketika anda mendapati di facebook bahwa kini dia telah menjadi tukang jagal menjangan yang dilindungi oleh pemerintah (menjangannya, bukan tukang jagalnya…) dan memori itu pun hancur berkeping-keping….
Lebih sering daripada tidak, kita akan mencari kecengan-kecengan lama kita di facebook, twitter, or even google… (yang bilang nggak pasti punya masalah dengan akses ke internet dan atau ga bisa baca tulis..)
Saya melakukan itu…dan dengan suksesnya, saya menemukan bahwa 3 orang peringkat teratas kecengan saya selama SMA dan kuliah….sudah punya anak…
Dan itu membuat saya sedikit miris…bukan karena saya iri dengan kebahagiaan mereka (well..a little…), tapi karena kalimat “what if” terus berlarian di benak saya…membuat saya sedikit penasaran, bagaimana yang akan terjadi jikalau saya bla bla bla..
Anyway, salah satu fakta intriguing lainnya adalah bahwa dua orang mantan pacar saya mendapatkan beasiswa S2 ke luar negeri…yang ini sih tidak terlalu membuat miris…(well..a little as well…)
Dan dari desperate housewives pikiran saya pun nyasar cukup jauh sampai mendapati fakta-fakta demikian..saya perlu beritahukan pada perempuan-perempuan di luar sana yang setelah membaca tulisan ini ingin mencoba peruntungannya untuk cepat-cepat mendapatkan anak atau beasiswa ke luar negeri…saya sudah tobat…jadi tidak usah dicoba-dicoba, nanti anda malah kecewa…
Akhir kata, saya harap tidak ada yang melaporkan saya ke komnas HAM karena judul postingan yang misleading dan memberikan ekspektasi yang tidak sesuai dengan isi…
mantan pacar lu banyak amat dim…
niwei, ‘what if’ itu bangke!
Koak banyak sih lin..
Cuma 2 kok….
Sisanya kan kecengan 3…well, “kecengan” mungkin lebih tepat…
Yes yes yes..”what if” bagaikan boker yang tertahan selamanya….
berarti inti dari tulisan ini yang mau s2 jadi mantan pacarnya dimas… #mintadigaplok
Mau S2 fik?